Siapa yang tidak kenal dengan sumpit? Meskipun bukan menjadi alat makan utama di Indonesia, sumpit sangat sering dipakai saat menikmati mie ayam atau hidangan khas Asia.
Dilihat dari cara menggunakannya, tidak sebagaimana sendok kayu dan garpu, menggunakan sumpit saat makan merupakan tantangan tersendiri. Tidak semua orang bisa langsung menggunakannya dengan lancar.
Meskipun relatif lebih sulit dibanding sendok dan garpu, sumpit tetap tidak dilupakan sebagai salah satu alat makan populer. Nah, untuk Anda yang ingin menyimak serba-serbi informasi tentang sumpit, simak ulasan selengkapnya berikut ini.
Sejarah Sumpit

Ada berbagai tata cara makan di seluruh dunia. Bagi masyarakat di kawasan Asia Timur dan Asia Tenggara, sumpit sudah sangat dikenal sebagai alat penyantap hidangan utama.
Sumpit adalah alat makan berbentuk batang stik lurus yang berjumlah sepasang. Panjangnya bervariasi tergantung fungsinya, baik untuk alat masak maupun disajikan di atas model meja kayu minimalis saat makan bersama.
Sumpit diyakini sudah ada sejak 3.000 hingga 5.000 tahun yang lalu di Tiongkok. Keberadaannya berawal dari kebiasaan makan bersama dengan sajian makanan di tengah meja.

Sumpit juga digunakan oleh para raja pada zaman dahulu, namun dibuat dari bahan mewah seperti gading gajah, emas, atau perak. Sumpit gading merupakan yang paling mahal dan melambangkan status sosial.
Sementara itu, sumpit perak dipakai untuk mendeteksi keberadaan racun pada makanan. Reaksi kimia pada perak akan membuat warnanya berubah jika tersentuh zat beracun.
Bagaimana Sumpit Digunakan Saat ini?
Setidaknya ada tiga negara besar yang sangat identik dengan penggunaan sumpit, yaitu Cina, Jepang, dan Korea. Ketiga negara ini memiliki ciri khas sumpit yang berbeda.
Di Cina, sumpit cenderung lebih panjang dan berbentuk agak segi empat agar tidak mudah berguling saat diletakkan. Kebanyakan sumpit di sana terbuat dari bahan plastik.

Sedangkan di Korea, sumpit umumnya terbuat dari logam dan berbentuk lebih tipis. Di tempat makan yang menyediakannya bersama model kursi cafe kayu, sumpit logam ini memberikan tampilan yang estetik.
Di Jepang, sumpit kebanyakan terbuat dari kayu atau bambu. Bentuknya melancip di bagian ujung untuk memudahkan dalam mencabut tulang ikan saat makan.
Apa Nama Sumpit Sekali Pakai yang Terbuat dari Kayu?
Banyak orang sering bertanya, apa nama sumpit sekali pakai yang terbuat dari kayu? Istilah populer untuk sumpit kayu sekali pakai ini dinamakan Waribashi.
Waribashi adalah sumpit sekali pakai khas Jepang yang dibuat belum terbelah sepenuhnya. Pengguna harus membelahnya menjadi dua sebelum digunakan sebagai jaminan kebersihan.
Produk ini merupakan salah satu bentuk pemanfaatan peralatan makan dari kayu yang higienis, praktis, dan ramah lingkungan.
Itulah serba-serbi informasi menarik seputar sumpit dan perkembangannya. Semoga ulasan ini memberikan wawasan baru bagi Anda.
Simak terus ulasan kerajinan sendok kayu, alat makan kayu, dan perabot menarik seperti furniture rotan hanya di sendokkayu.com.
